helenastg

Tunggulah,biarkan waktu yang menyelesaikannya dan membuat semua baik baik saja.

Semua hanya masalah waktu  biarkan waktu yang akan menyelesaikannya dengan baik.

Biarkan waktu yang membuat semuanya tampak baik baik saja.

Tau apa kamu tentang hati yang terluka?

Kau tak tahu  apa –apa.

Semua ini tak seharusnya terjadikan?

Katanya cinta tak selalu berlabuh di tempat yang benar, saat cinta berlabuh di tempat yang salah cinta itu butuh waktu. Waktu untuk beralih dari satu pelabuhan ke pelabuhan hati lain  yang tepat.

Tapi tidak ada yang tau waktu itu, entah itu waktunya lama entah waktu itu waktunya singkat. tidak ada yang tahu semua itu hanya diketahui si Pemilik waktu.

Aku selalu menyukaimu tak pernah tidak, aku suka semua yang ada dan melekat padamu. Aku senang melihatmu tertawa dan benci saat air matamu keluar. Aku selalu termangu saat kamu mulai bicara dan aku selalu terpona saat kamu merangkul ibumu dan merangkul anak – anak kecil yang datang menghampirimu. Aku yang terpesona saat melihatmu memetik dawai gitar dan bernyanyi bersama seorang wanita mungil yang memiliki darah yang sama dengan dirimu. Kamu adalah Edgarku yang selalu kumimpikan menjadi milikku, milik Kirana Larasati sepenuhnya.Namun kenyataannya,

“Kirana!”

“Apaan Nad? Gue lagi sibuk ni” jawab Kirana sambil kembali mengetik di  laptopnya

“Lue harus lihat ini!”

Nadia menunjukkan layar telepon genggamnya padaku di layar handphone itu terpampang nyata sebuah potret lelaki yang selama 10 tahun ini mengisi hatiku namun ada yang berbeda dengan potretnya  kali ini. Di potretnya kali ini dengan jelas aku melihat sosok wanita cantik dengan riasan wajah natural mengenakan gaun putih selutut berdiri di samping Edgar dalam potraitnya  tertera caption “Pre-Wed” soon.

Sejak kepergiannya melanjutkan studi ke kampus impiannya aku memang jarak mendapatkan informasi langsung dari Edgar namun aku selalu memperhatikannya dari jauh lewat media sosial miliknya. Edgar berhasil masuk kampus favoritenya  dan juga fakultas impiannya kedokteran. Saat ini sudah empat tahun lamanya Aku dan Edgar tak lagi saling menatap langsung. Edgar memang tak pernah tahu kalau aku menyukainya bahkan mulai jatuh hati padanya selama sepuluh tahun ini. Aku hanya berani mencintainya dalam hati,dalam diam dan menjadi pengagum rahasianya. Namun saat aku melihat potret diri Edgar kali ini  di Instagram pribadinya. Hatiku hancur berkeping keping mataku mulai terasa panas dan bulir-bulir air mata jatuh melembapkan pipiku. Nadia langsung memelukku dengan erat. Aku menangis dalam dekapan Nadia. Air mataku terus mengalir.Kali ini lebih sakit dibanding saat aku mengetahui bahwa Edgar sudah resmi jadian dengan Jesica. Saat aku tahu Edgar resmi pacaran dengan Jesica hatiku tak sehancur kali ini. Nadia adalah satu-satunya sahabatku yang sudah benar benar tahu bagaimana besarnya cintaku pada Edgar.

“Udahlah Kirana” kata Nadine lagi sambil menepuk-nepuk bahuku

“Kirana ini udah sepuluh tahun kamu nunggu cinta dan hati Edgar..ini udah saatnya kamu pindah ke lain hati…Edgar juga udah mau nikah kan sama Jessica..mungkin ini saatnya kamu benar benar move on dari Edgar”

“Aku ga tahu kirana..setiap kali aku liat cowok lain aku selalu membandingkannya dengan Edgar”

“Tapi kali ini rasanya hatiku sakit sekali nad..aku merasa sangat menyesal tak pernah berani bilang ke Edgar tentang perasaanku selama ini”

“Ya udah deh Kirana, sekarang kita telepon Edgar aja langsung gmana?”

“ngapain telepon Edgar nad?”

“Ya ini saat yang tepat kamu harus ungkapkan semuanya meski ga bisa langsung dan harus lewat perantara”

“tapi aku ga berani nad”

“trus lu mau  pendam perasaan ke Edgar berapa lama lagi?”

“pendam perasaan terus ga bagus kirana”

“lu harus bilang sekarang pokoknya..tunggu gue aja yang telepon siniin hape lu”

Nadia langsung mengambil handphone dalam saku tasku dan membuka kontak dalam telepon genggamku dan mencari nomor milik edgar dan segera menghubungi Edgarku. Namun aku segera menarik paksa handphoneku yang ada dalam genggaman Nadia yang sudah sempat menghubungi Edgar.

“Nad…gua ga tahu gue harus bilang apa..aku gam au hubungan pertemananku dengan Edgar putus hanya karna Cintaku pada Edgar..aku gam au Edgar merasa terbebani Nad”

“Lu yang selama ini terbeban terus menerus Kir”

“Kirana..lu Cuma perlu bilang selamat ke Edgar atas pre-wednya dan setelahnya lu bilang ke dia kalo selama ini selama 10 tahun ini kau telah mencintainya”

“Tapi nad…aku takut”

Saat aku dan Nadia asik berargumen tiba tiba Handphoneku berdering dan tebak siapa yang menelpon? Kalo kamu pikir yang menelpon adalah Edgar maka kamu salah yang menelpon adalah Jesica calon istri Edgar hal ini membuat aku dan Nadia tersontak namun aku segera menerima telepon masuk dari Jesica

“Halo jesica..ada apa? Kok kamu tumben telepon aku?”

“Loh tadi kamu kan miscall ke hapenya Edgar? Dianya lagi ga ada pulsa Kir…jadi Edgar suruh aku telepon kamu balik katanya siapa tahu penting soalnya kamu tiba tiba nelpon”

“hmmm..iya Jesica ini penting”

“oh..kalo gitu  tunggu ya  aku panggilin Edgar dulu soalnya dia masih di ruangannya”

Aku tak menjawab  aku hanya mengangguk seolah olah itu jawaban untuk pertanyaan Jesica yang Jauh di Bandung. Jesica adalah teman sekelas Edgar yang masuk perguruan tinggi di Bandung dengan jurusan design grafis. Jesica mulai berpacaran dengan Edgar sejak kami duduk di bangku kelas sebelas atau tingkat 2 SMA saat itu. Karena tidak ingin LDR Edgar dan Jesica sama sama berjuang masuk Perguruan tinggi di kota Bandung dengan jurusan sesuai keinginan mereka.

 

 

Beberapa saat setelahnya aku mendengar suara seseorang yang sangat ku rindukan kali ini suaranya terdengar aneh suaranya terdengar  seperti lebih bahagia

“Halo Kirana, apa kabar kamu? Gimana kerjaannya di Bali? Lancar?”

Rasanya aku ingin menangis saat Edgar mulai bicara

“Edgar” kata itu yang pertama kali keluar dari bibirku menjawab pertanyaan pertamanya padaku

“Ya Kirana?”

“Edgar maaf jika aku mengganggu waktu mu aku ingin ucapakan selamat atas rencana pernikahan mu dengan Jesica aku tadi liat foto pre-wed mu dengan jesica. Kalian terlihat sangat cocok dan serasi”

“Terima kasih kirana…kamu juga segera nyusul ya”

“Edgar”

“ya kirana?”

“Aku mau bilang sesuatu ke kamu sesuatu yang tak bisa lagi ku simpan dalam hatiku.Aku mencintaimu Edgar Saputra, aku menunggu kamu selama 10 tahun ini, saat ini hatiku sangat sakit bahkan sakit sekali saat aku tahu bahwa dirimu akan segera bersanding dengan Jesica.Namun, kini aku telah sadar bahwa cintaku padamu hanyalah cinta dalam hati. Aku memang bodoh tak pernah mengungkapkan betapa besarnya perasaanku padamu selama 10 tahun ini. Ak terlalu takut karena aku tak ingin pertemanan kita ada jarak karenaa cintaku padamu. Aku harap kamu sekarang sudah tahu perasaanku padamu. Aku harap ini tidak menjadi beban pikiran bagimu. Kamu tidak perlu takut aku akan baik baik saja meski cintaku sudah pasti tak berbalas”

Aku bisa membayangkan bagaimana reaksi Edgar di ujung sana mungkin Edgar merasa sangat terkejut menerima pengakuan cintaku padanya hari ini.

“Kirana terima kasih telah mencintaiku selama 10 tahun ini. Sejujurnya aku sudah tahu kalau kamu mencintaiku dari Meri. Meri sudah ceritakan semuanya padaku 4 tahun yang lalu saat aku ingin berangkat ke Bandung. Namun, perasaanku padamu hanyalah sebatas teman dan tidak lebih. aku tak bisa balik mencintaimu kirana,maafkan aku namun cinta tak pernah salahkan? Aku berharap kamu akan segera menemukan seseorang yang mencintaimu seperti kamu mencintai aku.

Tahukah kau bagaimana hatiku saat ini? Hatiku seperti ingin jatuh dari tempatnya. Ternyata Edgar sudah tahu perasaanku pantas saja dia bersikap seperti seolah menghindariku selama empat tahun belakangan ini. Ternyata calon adik iparku yang tak jadi sudah memberi tahunya.

“Iya Gar kalau begitu teleponnya aku tutup ya”

Kalimat itu begitu gentir saat terucap dari bibirku aku segera memeluk nadia dan mendekapnya dalam dalam aku kembali menangis hinggaa tersedu-sedu kali ini.

“Nadia..Edgar udah tau semuanya”

“Ya kirana, kamu harus kuat. Kamu kan sudah ungkapkan semuanya.semua akan baik saja waktu akan membuat semuanya baik baik saja, sekarang kamu cumaa butuh waktu untuk melupan semua tentang Edgar. Ya udah sekarang kamu tenang duduk disini aku ambilkan air minum untukmu sebentar ya”

Nadia Lalu pergi mengambilkan sebotol air mineral.

Hari ini adalah hari pernikahan ku dengan seseorang mencintaiku dia adalah Daud Pratama.Sosok yang kini akan menjagaku seumur hidupku. Hari ini kami akan mengikat janji suci di depan para kerabat,sahabat, dan tentunya keluarga yang selalu ada untukku.

Edgar cinta pertamaku juga akan hadir dalam pernikahanku. kini Edgar telah memiliki Edgar junior yang memanggilnya Ayah

Nadia benar semuanya baik baik saja setelah aku menangis dengan begitu sedih dan terluka. Aku membiarkan waktu yang menyelesaikannya dengan baik dan aku bisa melewati waktu itu dengan baik. Saat ini aku seperti di ujung sakitku yang pada awalnya menyiksaku dan saat sakit itu perlahan lahan mulai pulih aku seakan lupa bagaimana rasa sakit yang kurasakan di awal.

Rls21

sedihhh 😭😭


Thesya
Updated

Nice story.👍😊


helenastg

thank you every one who always support me...


Miaa01

sedih :(


helenastg

@mia hiks hiks:(;(:( iya mia kasihan ya hiks.hiks..tapi semua ada hikmahnya kok..