cinta tidak mengenal waktu, karena cinta sejati datang di waktu yang tidak terduga
Cinta Tidak Lekang Oleh Waktu
Namaku Niel, dan hari ini adalah hari yang sangat berarti bagiku yaitu hari pernikahan. Aku masih tidak menyangka akan bertemu dengan calon ibu dari anak – anakku nanti, Anna. Pertama kali aku bertemu dengannya sewaktu kami kelas 6 SD. Dulu aku banyak dikagumi oleh para wanita sampai aku muak melihat mereka mendekatiku terus. Tetapi ketika melihat mata Anna entah kenapa aku langsung mengaguminya, dia berbeda dengan wanita manapun. Namun sayang dia sedang menjalin hubungan dengan cinta pertamanya yang sekaligus sahabatku, Imanuel. Saat itu aku,Anna,Imanuel dan sahabat Anna yaitu Grace bersepeda bersama. Grace selalu mendekati ku dan merengek kecapean, sementara Imanuel dan Anna asyik mengobrol sambil berboncengan.Aku pun lelah dan meminta Imanuel untuk bertukar sepeda. Imanuel menolak karena ia tidak mau Anna kecapean menggoes sepeda Grace. Akhirnya ia memutuskan untuk menuntun Grace dan menyuruhku membonceng Anna. Aku tidak melewatkan kesempatan begitu saja,aku membonceng Anna lalu menggoes sepeda sekencang mungkin sehingga Imanuel dan Grace tertinggal di belakang. “Jangan kencang – kencang Niel, kita tidak boleh meninggalkan mereka, kasihan mereka” kata Anna kepadaku. Akhirnya aku menghentikan sepeda lalu menunggu Imanuel dan Grace lalu kami pulang.
Lulus kelas 6 aku pindah ke luar kota dan pada saat aku tidak punya alat komunikasi apapun selain komputerku. Dan pada saat itu juga hanya ada Facebook yang sebenarnya aku jarang pakai. Pertengahan kelas satu SMP aku ingat saat itu pertama kalinya aku menemukan akun Facebook Anna. Kami pun chatan dan dia berkata bahwa hubungannya dengan Imanuel sudah berakhir. Kami tidak selalu chatan karena dulu aku tidak mementingkan apapun selain belajar. Keesokan harinya aku sangat kaget karena Anna mengirimkan surat untuk pertama kalinya. Di kertas surat yang bergambar kartun tersebut dia bercerita bahwa ada seorang pria yang mendekatinya. Jujur aku tidak tahu harus membalas apa yang pasti aku sangat khawatir dengannya, lalu aku pun membalas suratnya. Aku sangat ingin melihat keadaannya jadi aku memutuskan untuk membujuk orangtuaku kembali ke kota asal ku. Dan akhirnya bujukan itu berhasil. Satu bulan kemudian kami kembali ke kota asal.
Beberapa lama aku dan Anna tidak bertemu akhirnya aku mengajaknya bertemu pada hari ulang tahunku. Tidak kusangka dia memberikan kejutan kecil yaitu memberikan ku sebuah boneka beruang kecil berbaju kuning bertuliskan tanggal ulang tahunku. Dan pada saat itu juga pertama kalinya aku menyatakan cinta kepadanya,lalu kami pun berpacaran. Namun beberapa bulan kemudian hubungan ini tidak berjalan lancar karena ke salah pahaman, akhirnya kami pun berpisah. Beberapa hari setelahnya, kadang aku melihat Anna bersama pasangan barunya dan terlihat sangat bahagia. Aku bahagia ketika Anna bahagia, oleh karena itu aku memutuskan untuk tidak mengusik hidupnya lagi.
Sesudah bersama Anna, aku tidak pernah menyatakan cinta kepada wanita manapun. Namun selalu ada wanita yang menyatakan cintanya kepadaku. Ada yang aku tolak dan ada juga yang aku terima. Ada satu wanita bernama Siti, dia menyatakan cintanya kepadaku hanya karna sahabatnya. aku menerimanya karena alasan sahabatnya itu. Namun tidak kusangka ternyata Siti sangat genit dan manja. Tiga bulan aku bersamanya, aku baru tahu ternyata dia berselingkuh dengan lima pria lain. Aku sangat sakit hati pada saat itu dan aku pun memutuskn untuk tidak pernah pacaran lagi.
Pertengahan kelas satu SMA, aku sedang berbaring di kasur sambil melihat Instagram lalu tiba – tiba ada chat masuk “Hai Niel”. Aku terkejut lalu aku melihat namanya yaitu Anna. Aku pun membalas chatnya.Kalau diingat lagi sudah 3 tahun aku tidak bertemu dengannya. “Hai juga, ada apa?” balasku. “tidak apa – apa, aku hanya ingat kamu karena teman lamaku menanakan kamu” balasnya. Rasa itu muncul kembali, ternyata aku masih menyayanginya. Kami pun berbincang cukup lama, disela sela perbincangan “ Anna masih pacaran sama yang lama?” tanyaku. “ Tidak Niel” jawab Anna dengan singkat, “Berarti lagi tidak pacaran?” tanyaku kembali.”Aku punya pria lain Niel, tapi backstreet”jawabnya. Aku hanya terdiam melihat jawaban dari Anna di chat.Aku pun mengalihkan tema pembicaraan untuk merubah suasana.
Semenjak percakapanku yang pertama kali di Instagram, kami pun semakin dekat. Terkadang kami bertemu di luar, datang bersama ke dalam suatu acara. Malam itu, setelah kami pulang dari suatu acara. Anna memutuskan hubungan dengan prianya, Anna pun bercerita padaku alasan kenapa dia melakukan itu. Dalam hatiku bimbang, apakah sebaiknya aku menenangkan dia kemudian mencoba untuk menembaknya lagi atau aku hanya diam saja. Akhirnya akupun memilih pilihan pertama, aku mencoba menenangkan dia dan membicarakan hal lain. Setelah beberapa hari semenjak malam itu, akhirnya akupun menembaknya. Sesuai perkiraanku, Anna menerimaku. Tak kusangka aku akan bertemu dan menjalin hubungan lagi dengan dia. Kami pun menjalani hubungan ini bertahun tahun, susah senang kami jalani bersama. Terkadang kami kesal dan muak terhadap satu sama lain, tapi pada akhirnya kami tetap bersama lagi.
Bahkan setelah cukup lama kami bersama, kami mendapat masalah besar. Orangtuaku mulai tidak menyetujui hubunganku, karena alasan tertentu akhirnya kami pun menyembunyikan hubungan kami. Orangtuaku menutup dan melarang keras hubungan keluargaku dengan keluarga Anna. Tapi aku tidak semudah itu melepas Anna, aku berbicara pada orangtua Anna. Aku meminta Ibu Anna untuk tetap mengizinkanku berhubungan dengan Anna, walaupun hubungan ini harus disembunyikan dari orang banyak. Ibu Anna pun mengerti keinginanku, akhirnya beliau mengizinkanku untuk tetap berhubungan dengan Anna. Selama kami dibangku SMA, kami tetep menutupi hubungan ini.
Tahun ketiga berlalu kami lulus dari sekolah kami masing – masing, aku dan Anna memasuki univertas terkenal yang sama. Berbeda jam dan jurusan tidak mencegah kami untuk tetap bertemu di tempat kuliah. Kami juga sering membantu sama lain dalam mengerjakan tugas – tugas kami. Beberapa bulan sekali kami refreshing bersama ke alam, rasanya bahagia terus bersama Anna. Aku berjanji ke Anna setelah kita lulus, kita tidak perlu lagi untuk menyembunyikan hubungan ini.
Beberapa tahun kemudian kami pun lulus dengan nilai baik, aku melanjutkan ke perusahaan yang berhubungan dengan komputer dan jaringan sesuai kemahiranku. Anna bekerja sebagai designer. Sesuai janjiku, hubungan kami tidak di sembunyikan lagi. Orangtuaku akhirnya mengetahuinya dari teman – temanku, akupun tidak bisa mengelak pertengkaran dirumah terjadi.
Aku keluar dari rumah, dan tidak akan kembali kesana lagi. Aku tinggal di tempat baru, memang masih kontrakkan tapi setidaknya aku masih bisa beristirahat disini. Hubunganku dengan Anna tetap baik – baik saja dan kami masih seperti biasa berhubungan, seperti tidak terjadi apa – apa. Bertahun tahun aku bekerja keras dan menabung, aku dapat membeli kendaraan dan mencicil rumah idamanku. Bulan januari, tanggal 13 tepat diumur Anna 25 tahun, aku melamarnya.
Setahun kemudian, rumahku selesai dibangun dan pernikahan kami dilaksanakan sebulan kemudian. Orangtuaku datang ke pernikahanku dengan berat hati, tapi aku masih bersyukur mereka masih mau datang kemari. Hari ini adalah pencapainku setelah semua yang telah ku lakukan untuk Anna, pernikahanku adalah hal yang paling bahagia dalam hidupku. Cinta sejati akan datang pada waktu yang tepat, jika sudah datang cintailah dalam suka dan duka.
TAMAT