Namaku monti, umurku 12 tahun .

Aku tinggal bersama ayahku di rumah peninggalan neneku .Aku duduk di bangku SMP kelas 1.

Sudah 11 tahun aku merasa kehilangan sosokyang berharga dalam hidupku, yaitu ibuku .

Ibu ku meninggalkanku disaat aku berumur 1 tahun. Ibu ku terkena penyakit kanker leukemia yang telah menyerang selama bertahun tahun .

Aku belum pernah melihat wajah asli ibuku dan aku hanya  bisa memandangi wajah ibuku melalui foto .

Kata ayah ,ibu menitipkan pesan sebelum ia meninggal .

Kata ibu"akumemiliki  kelebihan untuk mengetahui sesuatu yang orang belum tentu mengetahuinya "(aku memiliki mata batin).

Mata batin ku sudah terbuka sejak aku lahir , tidak heran jika aku selalu melihat hal hal yang tidak pernah aku lihat di dunia nyata.

Suatu ketika keluarga ku pindah rumah ,dikarenakan ayahku terlilit banyak hutang dan ayahku tidak mampu membayarnya dan salah satu harta berharga ayahku adalah rumah neneku lalu terpaksa kami jual

Aku dan ayahku pergi ke suatu tempat dimana aku merasakan ada hal yang aneh di tempat itu .

Suasana didaerah sekitar rumahku sangat sejuk dan lembab.

Aku semakin merasa tidak betah tinggal di rumah baru ku .

Malam pun tiba...

Tidak ada penerangan dimalam hari selain lilin 

Suasana sejuk dan aku semakin tidak betah karena aku merasa ada aura negatif dalam rumah baruku ini .

Aku mencoba untuk tidur

...Beberapa  jam kemudian aku terbangun tepat dipukul 01.00 pagi 

Ayahku masih tertidur lelap 

Angin  berdesir ...

​​​seketika aku mendengar suara anak kecil bersenandung ..

Seperti ini ..

Naa..na..naa.naaa..nana...nanaaa...

(Coba kalian baca dengan nada halus)

Aku mencoba mengabaikan suara itu 

Tapi aku semakin takut ..

Aku belum terlalu kenal dengan para penghuni di sekitar rumah tersebut

Pukul 01.15 pagi 

Aku semakin tidak bisa tidur 

Ku rasa merek ingin berinterksi denganku

Dan tiba tiba aku melihat sesosok nenek nenek memekai tongkat dan berbadan bungkuk

Aku mencoba untuk tenang dan menarik selimut ku 

Tapi tiba tiba ku mendengar bunyi 

Sssttt...

Sttttt..

Sttttt

Stttttt....

Semkin 

.

Semkin lama semakin kencang dan dekat ..

Dan tiba tiba ada yang menarik selimutku ..

Aku terkejut dan aku mencoba untuk teriak tapi mulut ku terasa tertahan kakiku keram seperti dipegang oleh seseorang ..

Dan beberapa lama kemudia aku ingin melihat ke atas lemari 

Dan ternyata aku melihat sesosok wanita yang berwajah penuh darah yanh sedang mengayunkan  kakinya diatas lemari ..

Aku pun pingsan ..

.

.

.....

Pagi datang

Ayah mengetuk kamarku

Ayah:"mon.bangun nak udah pagi , sarapan dulu nak baru berangkat sekolah"

Tok

Tok

Tok

....

Monti :iya yah 

Aku pun keluar untuk mandi dan bersiap untuk ke sekolah baruku 

..

07.15 

Aku berangkat ke sekolah dengan berjalan kaki, karena sekolahku dekat dengan rumah baruku .Sesampainya di sekolah aku memperkenalkan diriku di depan teman teman ku 

Setelah aku memperkenalkan diri, aku disuruh untuk mencari tempat duduk dan aku duduk bersama ita .

Ita adalah orang yang pendiam dan suka membaca buku , aku bisa melihat pasti ita adalah anak yang dikucilkan dan tidak memiliki teman .

12.30 

Bel pulang sekolaj berbunyi dan aku segera bergegas untuk pulang.

Aku berjalan menyusuri jalanan dan tidak ku sangka ada seorang laki laki berwajah tampan yang mengajak ku untuk pulang bareng dan aku menolak karena aku belum kenal .

Tetapi dia tetap memaksa untuk mengajak pulang bareng , ternyata pria itu adalah kevin .

Dia adalah laki laki idaman di sekolah ku dan dia ternyata adalah teman sekelas ku dan aku tidak melihat dia tadi saat di kelas .

Kevin :"hai moi "

Aku :"Aku bukan moi , aku moti"

Kevin :"aku salah ya, abisnya aku gagal fokus .Kamu cantik banget si "

Aku. Diam...

Dan kevin terus memanggilku 

Aku pun tidak menoleh sedikit pun 

Moi ...

Heii 

..

 

........

Moi ..ikut lah dengan ku ...

Moi ..

Aku tidak menghiraukan panggilan dari kevin

..

Jam 15.30 

Aku baru sampai di rumah .

Rumahku terlihat sepi karena ayahku sedang berkerja sebagai petani dan ayahku sedang berkebun .

Aku akan segeramenyiapkan  makanan untuk ayahku di ladang .

Di saat kumenyiapkan makan siang untuk ayahku aku merasa ada yang menarik tangan ku sehingga tanganku terasa sakit dan bulu kuduk ku merinding .

Aku mencoba untuk mempercepat gerak ku dan akhirnya semua persiapan ku sudah selesai dan aku sedang menuju keladang untuk menui ayahku .

Di saat perjalanan aku melihat seorang kakek kakek dan kakek tersebut mengarah kepadaku dan memanggil namaku , aku pun terkejut heran 

Kakek"moti, rumahmu itu berhantu jadi segera tinggalkan sebelum rumah itu membunuh keluargamu"

Aku menghiraukan kata kata itu dan aku mencoba untuk terus berjalan 

Di setiap langkahku aku memikirkan perkataan kakek itu ..

Dan di suatu ketika aku melihat sekerumunan warga ..

Lalu setelah ku lihat ternyata ada mayat seorang kakek akibat korban tabrak lari dn ternyata wajahnya sama persis dengan kakek yang mencoba meramalku tadi ..

Aku semakin takut, dan aku begegas untuk menuju ladang dan bertemu dengan ayahku .

Akhirnya  setelah perjalanan yang begitu panjang , aku sampailah di ladang ayahku dan aku menyiapkan makanan 

Dan ku panggil ayahku ..

Ayah...

Ayahhh...

Dan ayahku melambaikan tangan dan langsung menuju ke saung tempat ku menyiapkan makanan ayahku .

Ayahku makan dengan lahap 

Dan aku heran mengapa orang orang melihat aku dan ayahku dengan begitu heran .

17.00

Aku dan ayahku bergegas pulang karena sudah mulai gelap .

Di perjalanan semua orang menatapku dengan aneh 

Mereka merasa heran dengan ku dan aku mengabaikannya .

Dan aku dan ayahku sampai di depan rumahku .

Dan aku melihat banyak warga yang berkumpul di depan rumahku. Aku pun terkejut , sedang apa mereka di rumahku ? Akhirnya aku memutusukan untuk melihat .

Dan ternyata aku sedang melihat mayat seseorang laki laki yang mirip dengan ayahku yanh sudah telilit kabel dan sudah tidak berdaya .

Aku pun menanangis..

Aku sedihhh ..

Lalu siapa yang makan bersamaku tadi? Dan ternyata itu adalah arwah ayahku dan aku baru merasakan apa itu arti mata batin.

Ayahku mati di rumah baruku .

....

7 tahun berlalu , umurku sudah 19 tahun 

Sampai sekarang aku tidak tau bagaimana dan siapa yang membunuh ayahku .

Aku selalu mencari tau kebenaran tentang pembunuhan ayahku di setiap hari kamis jam 17.00 

Ayahku mati tragis .