| Average Rating : |
| Title | : Odd Things |
| Category | : Short Story |
| Language | : Bahasa Indonesia |
| Published | : June 2017 |
| Total Hits | : 1507 |
| Total Readers | : 967 |
| Status | : Complete |
| Total Pages | : 8 |
| Written by | : stevanixxmn |
|
Ini salah satu cerpen paling unique yang pernah aku baca. Konflik yang diangkat bener-bener anti mainstream. Cewek yang pinjem bolt sampai ngikutin cowoknya kemana-mana. Waw... Peristiwa unik yang sama sekali gak pernah terbayang di kepalaku. Konflik yang gak pasaran tapi tetep segar dibaca. Acung jempol buat penulisnya, dah.
Sebenernya aku udah tahu ini masalah jaringan internet sejak Ara pengin ikut Ramli ke kantin. Tapi kemungkinan-kemungkinan yang diciptakan penulis setelahnya bikin aku tetep semangat untuk membuktikan hipotesa-ku. Intinya, good job. Bener-bener layak menjadi sorotan utama dalam kumcer LTAL Tinlit |
|
Gaya penuliaannya bagus. Ceritanya seperti pengalamanku. Cuman penokohannya kurang, katanya kurang baku, dan tanda bacanya diperhatikan lagi, ya! Semangat dan selamat buat penulisnya.
|
|
Cerita ini sangat menarik, Walau kisahnya mudah ditebak namun sangat menarik untuk terus diikuti hingga akhir. Penulisan pun terasa segar dan mudah dipahami terutama bagi pembaca pemula yang jarang membaca.
|
|
Plot twist! Cerpen ini mengajarkan kita untuk tidak terlalu gegabah atau cepat menyimpulkan maksud dari perbuatan seseorang di dekat kita. Meski disini karakter Ara yang selalu deketin Ramli memang bisa membuat siapa saja salah paham. Apalagi di awal cerita juga dituliskan Ramli sempat memperhatikan Ara di dalam kelas. Tapi sekali lagi kita perlu waktu untuk mengerti maksud dari tindakan seseorang, tidak secepat yang Ramli simpulkan dengan penuh perasaan berbunga-bunganya yang berujung luka gegara Ara cuma numpang bolt-nya. Kesimpulnya cerita ini menarik untuk dibaca. Alurnya santai tapi bisa membawa rasa penasaran pembaca untuk membacanya sampai akhir. Juga karakter yang di buat author disini bikin greget. Bahasanya ringan dengan pilihan kata yang mudah dimengerti. Hanya saja kelemahan dari cerita ini mungkin terletak di cover-nya yang terkesan simple dan sederhana yang membuat beberapa orang berpikir dua kali untuk membaca cerita se-asyik odd things.
|
|
Cerita ini di mulai dari Ara yang mendadak ingin ikut Ramli ke kantin, sementara mereka tak pernah dekat selama hampir satu semester. Hal itu membuat perasaan aneh memenuhi benak Ramli, berikut rasa penasaran akan alasan Ara mendekatinya. 'Keanehan' serta 'rasa penasaran' kian menjadi rasa suka sehingga ia pun memecahkan kedua kata tersebut: Ara mungkin juga menyukainya. Sayangnya, bukan itu jawaban dari Ara.
Alur pada cerita ini pun terbilang ringan dan gampang diikuti. Dibumbui komedi yang lumayan membuat pembaca senyam-senyum dan teka-teki yang sejujurnya gampang ditebak. Meski kepenulisannya terbilang simpel, masih ada sedikit kesalahan seperti pengulangan kalimat; penulisan kata negara yang tidak diberi huruf kapital di depan katanya; kata 'kemana' yang seharusnya 'ke-' dipisahkan oleh 'mana'; lalu di bagian dialog Panji, yaitu "Enggak ada yang aneh dari antara kalian berdua, Ram", jelas ada pemubaziran pada kata 'antara' yang seharusnya dihilangkan. Namun, di sisi lain, cerita ini cukup membuat siapa pun yang membacanya amat terhibur karena adanya karakter-karakter yang berbeda sehingga membuat cerita ini tampak manis. Juga, pesan yang terkandung pun dengan mudah tersampaikan. |