| Average Rating : |
| Title | : Odd Things |
| Category | : Short Story |
| Language | : Bahasa Indonesia |
| Published | : June 2017 |
| Total Hits | : 1512 |
| Total Readers | : 972 |
| Status | : Complete |
| Total Pages | : 8 |
| Written by | : stevanixxmn |
|
Oke. Hal pertama yang harus saya sampaikan setelah baca Odd Things adalah saya nggak berhenti ketawa gemes. Cerita ini sukses bikin saya senyum-senyum sendiri di atas kereta.
Mari bicara dulu tentang Odd Things ini. Odd Things bercerita tentang dua orang teman satu kelas bernama Ara dan Ramli. Masalah muncul ketika Ramli merasa Ara tiba-tiba jadi sering mendekatinya, entah itu hanya sekedar menegur sampai ikut ke kantin segala. Ramli yang heran, punya banyak asumsi di kepalanya. Salah satunya, Ara suka dia. Ramli yang sadar kalau dia suka Ara, akhirnya mengungkapkan perasaannya pada Ara. Tapi, ternyata Ara cuma kepingin nebeng bolt-nya. Ya ampun. Aku tahu ini cerita sedih. Maksudku, Ramli itu kasihan banget. Tapi tetap aja aku senyum-senyum sendiri. Kecanggungan Ramli sama keluguan Ara, interaksi mereka memang semanis itu. Cerita ini kelihatan fresh dan ringan. Bahasanya lugas, premisnya sederhana. Dari awal, saya ikut penasaran sebenarnya si Ara ini kenapa, sih? Alur penuturannya pas. Jadi renyah dan nggak bikin bingung. Plot twist-nya pun berhasil. Secara keseluruhan, saya menikmati cerita ini. Kekurangannya, mungkin hanya terdapat pada teknik kepenulisan dan susunan bahasa. Beberapa kali saya menemukan kata 'dan' yang mengawali sebuah paragraf. Juga, beberapa kalimat yang bisa diubah agar menjadi lebih efektif. Seperti penjelasan bahwa Ara dan Ramli hanya teman satu kelas, mungkin tiga kalimat itu bisa lebih diringkas menjadi 'Ara dan ramli teman sekelas, hanya sebatas itu.' Lalu pada kalimat ' "Oh," Ara melihat sekeliling kelas, dan baru menyadari...' bisa diganti dengan 'lantas menyadari' atau menghilangkan kata 'dan'. Mungkin hanya itu review dari saya. Secara keseluruhan, ceritanya menarik untuk dibaca. Terima kasih. |
|
Ceritanya menarik banget XD. Ramli kasian di PHP wkwk. Kok bisa ya, nulis cerita kocak gini (romantis rasa komedi). Enak banget buat dibaca pas lagi ada waktu senggang. Top, deh!
|
|
Lucu, bisa menginspirasi judul FTV 'cintamu bukan untukku, tapi kuotaku' kejam. Tapi kurang realistis, laki-laki kebanyakan nggak peka! Mana ada yang langsung nembak apalagi baru dikodein beberapa kali!
Tapi seru!!!!! |
|
Akhirnya nggak ketebak. Aku kira awalnya ini adalah kisah pdkt ala-ala anak sma yang mau nembak pacar. Ternyata dugaanku salah total. Membaca cerpen ini membuat perasaan campur aduk dari perasaan senang, kesan, dan sedikit jengkel dari karakter tokoh. Penggunaan bahasanya juga teenlit banget cocok untuk genre remaja. Renyah, asik, santai menjadi ciri utama genre ini. Bagus dan nice^^
|
|
Ramli merasakan banyak keanehan ketika Ara berada di dekatnya. – Odd Things
Sebuah cerpen fiksi yang memiliki judul ‘Odd Things’ yang baru selesai kubaca. Sesuai judulnya ‘Odd Things’ atau jika diterjemahkan lepas secara harfiah yaitu ‘Hal-hal aneh’ , dan kuberikan point delapan untuk Stevani karena plot yang di pakai sangat amat tidak mainstream, menurutku. Aku pada Ramli, yang sama-sama mengalami keanehan dan penasaran kenapa Ara tiba-tiba deketin dia. Rasa penasaranku kemudian membuahkan hasil ketika Ara menyebutkan satu clue—yang untungnya kusadari. Dan, pada halaman terakhir, aku menemukan kalau tebakanku benar. Yippy! Hanya saja, menurutku cerpen ini dirasa sedikit kurang memiliki konflik berlebih. Oh ya, aku juga merasa agak kurang sreg dengan karakter Ara karena nggak bilang jujur dan malah terkesan menyebalkan di akhir cerita menurutku. Well, bukankah lebih baik kalau kita minta izin terlebih dahulu kepada si pemilik sebelum menggunakan barang mereka ‘kan? Bukan malah asal pakai demi kepentingan hobi-nya sendiri. Terakhir tetapi bukan akhir, kupikir jika Stevani berusaha menggali lebih dalam karakter Ara dan Ramli, mungkin cerpen ini akan menjadi cerita yang lebih baik lagi hasilnya. Terima kasih. |