Nurul Rahmiah Fitri

About

Si kecil yang masih bermimpi tinggi ke atas langit, biar yang lain bilang, "Eh, Miii. kalo ketinggian ntar jatuh." So, aku selalu bilang gini, "Gakpapa, paling nggak aku jatuhnya ke atas pohon. Masih tinggian dikit lah ya, hahaha." Ya, begitulah. Ingat terus pesan bapak. Slow but sure.

Selebihnya bisa tanyakan langsung padaku di: rahmi.jambi@gmail.com.

La gon kha, Jaa ne, tto boeyo, Ilalliqha, See you, Sampai jumpa.

Alur cerita yang unik!! Rasa deg-deg waktu di deketin sama doi itu gak selalu bermakna kalo, "Eh, aku suka sama kamu. Peka, dong!" gitu. Boleh jadi dia hanya sekedar iseng seperti di dalam cerita ini, mengambil keuntungan semata. Sabar, yah. Cerita ini punya pesan moral yang amat mendalam. Khususnya bagi para remaja masa kini yang kehidupannya sering diidentikkan dengan masalah romansa. Selain itu, penulis juga mengingatkan kepada kita bahwa jangan dikit-dikit baper alias terbawa perasaan. Tak semua orang yang bersikap ramah kepada kita menandakan dia memiliki perasaan lebih. Bisa jadi, ia memang hanya bersikap ramah. Mungkin kelemahannya adalah pengekspresian yang kurang menggigit. Meski demikian, nggak mengurangi keunikan cerita ini. Gaya ceritanya yang ringan dan apa adanya menjadi nilai plusnya. Terima kasih